Saturday, 10 May 2014

Puisi - April Kelabu


Pernah... November membawakan ku cerita...
Cerita yang membuatku bahagia, entah apa ku namakannya...
Aku dan kamu merajut cerita, menyulam benang-benang cinta
Dan ahkirnya menjadi KITA
KITA.... ahhh !!!
Pernah pula Desember, menguji kita
Seberapa mampu kita melangkah menuju Januari
Melewati Februari dan kelamnya Maret
Maret bercerita kepadaku tentang sulitnya menjalani April
April .... menjadi saksi kisah kelabuku KITA bukanlah KITA lagi
Kemana larinya kebahagian November
Akankah ku dapati pada Mey nanti ???
Ataukah Juni ???
Ahhh ... !!!!
Ku coba lupakan

April kelabu

Puisi - PEDIH ITU PERIH


SEKIAN KALI LUKA ITU HARUS BERDARAH,
TAK USAH KAU COBA MENGOBATI DENGAN SEBONGKAH GARAM.
CUKUP KAU DIAM ADALAH RACUN.
BIRU HATI KU TAK KUASA MENAHANNYA,
KAU TAMBAHKAN SALJU MALAH SEMAKIN MEMBEKU
KAU BICARA IALAH API,
BAKAR HATI HINGGA JIWA INI MATI
JANGAN PERCIKKAN AIR, LUKA KU TETAP MEMBARA ..
CUKUP KAU TENGGELAM
BERSAMA PUING-PUING WAKTU KAU MENGHILANG BERSAMA CINTAMU YANG SEMAKIN SEMU
JENUH ITU SANDI SENTIASA KU DENDANG PADA MU,
SEBENTUK PERALIHAN COBA KU MAKLUMI LAGI
SAAT DETIK BERAKHIR PADAHAL KU TLAH MERANGKAI HARAP KAU MELEPASKAN KU DENGAN BAHAGIA KU KEMBALI PADA-NYA
KALA KU BELAJAR TAK MENDUA, KU MELEPAS SEMUA MASA LALU MENGODA INDAH KAU MALAH TAK MEMBUAT KU BERHARGA?? SALAH APA KU HINGGA KAU TAK BERHATI LAGI?
DIMANA KAU BERDIRI SAAT KU JATUH? APA KAU MENARI SAAT KU MATI DALAM RASA TAK BERWARNA? KEMANA MALAEKAT YANG FASIH KAU HAYAL KAN TUK KAU TEMANI AKU?? DIMANA DALIL CINTA YANG SELALU KAU HAPAL KETIKA KU TAK BISA MENDENGAR KAU BERSABDA TENTANG CINTA SEJATI? KAU BERMAIN DALAM HATI SAYANG KAU TAK PERNAH TAHU PEDIH ITU PERIH.
ATAUKAH HANYA SATU TANYA LAYAK UNTUK MU, KAPAN KAU KIRIMKAN BUNGA UNTUK MENYEMAYAM CINTA YANG TLAH MATI INI???






Puisi - UNTUKMU…. PRESTISE


MAAFKAN TUBUH,
KU TAK ADA WAKTU MENJAGAMU
KAU SEMAKIN MEMUDAR DIANTARA BERIBU DUKA,
KAU JADI KUTUKAN AKIBAT AMBISI KU
MAAFKAN MATA,,
KAU LELAH MENEMANI KU, KUBERI WAKTU MU JEDA TAK SEBANDING
DENGAN KERJAMU, KAU MUNGKIN INGIN KELUAR DARI KU
 ITU KU MAKLUMI
AMPUNI AKU JIWA,
KAU MENIKMATI SEJUK MUNGKIN SESAAT, KAU BERLARUT DALAM SAKIT KU BAWA,
KAU HAUS KU TAK LEPAS DAHAGA MU
UNTUK MU HATI,,
TERLALU NAIF KAU TAK MENGAKUI, TERLUKA KAU OLEH NYA KARENA KU
TAPI KAU BERPURA TERSENYUM, IRISAN SEMBILU MENUSUK
KAU BISA TERTAWA
TUBUH
KAU KUPERTARUHKAN SAAT INI, LETIH KAU TAK AKAN KUHIRAU,
KAU ADA WAKTU UNTUK BERJENUH TAPI NANTI USAI SEMUA
AKU YANG LUKA... JIWA YANG MERANA...HATI TERSIKSA...
TUBUH SENGSARA...AKU YANG TEGA...
KITA MELANGKAH...
KALIAN BILANG KEJAM...AKU TERIMA...JANGAN HANYA BERKATA, MAKI SAJA AKU..
AKU YANG KEJAM PADA KALIAN




My Feeling ^_^


Bicara masalah hati itu rumit sometime we can’t tell what which we feeling
Dan ahirnya this note was appear, something which i can’t tell and make my world to be doomsday. Oh gosh....... #enjoy
 Did you ever feel that usual we call it love
It so make you crazy, it like ‘this world just yours that is you & me’
Your passing your day it like spend your time only 1 hour if you together
Did you ever feel ?
You get so giddy, when you meet his eyes
You get so melt like ice cream when he hold your hand
A simple glance turns into a stare
But you pretend you don’t care. How can ?
I want to make big laught, but i nervous. Oh God... how can ?
I get falling in love.
but ya... too easy to feel it, sometimes it too hard to say it
did you know ?
“You never know what you have until you lose it, and once you lose it, you can never get it back. It called i love you”So, keep your love baby...
And the last, ya... just it

Puisi - BUKAN KAU

BUKAN KAU

Semua tentang mu tak usah dibaca karna kau huruf-huruf mati pasti hilang ditelan zaman
Semua lahir dari kesedihan semua lahir dari air mata
Semua ada karena derita semua ada karna pengkhianatan
Tak ada niat tuk mengabadikan biar sedikit gerimis cukup menghapusnya. Kau jangan bersusah tak usah bermuram durja walau yang disana bermain dalam bahagia dan kita menangis karna duka,
Itu hanya hari ini, esok tiada. Awan itu harus terhapus oleh hujan bawa saja hai angin, angin utara, angin barat.
Oh... angin timur bersenandunglah kalian senantiasa bahwa tanpa dia aku bernyawa,,hai angin selatan siarkan padanya betapa banyak kalian menghiburku. Katakan oh beritakan...
Kau bukan segala, sedikit pun tidak, kau terlalu banyak menitipkan luka, kau terlalu sering mencabik-cabik hati ini.
Siapakah kau??? Oh...pernah merasa raja kah diantara hati ku???
Kau hamba pun tak layak melayani hati, kau telah merusaknya, menyakitinya...
Terima kasih kau jadi karya ku, kau membuat mereka lahir kau membuat mereka bernyawa,
Hidup oh hidup bersemi karna kau pencipta rasa sakit pada hati ku.
Maaf kau terlalu kecil tuk menghancurkan ku……



Sunday, 8 December 2013

Tujuan teman kuliah apa sih ?




Tujuan teman untuk kuliah apa sih ? 
“Cuma untuk menuhin keinginan orang tua ? atau Cuma pengen aja ? atau mau meraih cita-cita ?” atau... atau... dan atau... banyak sekali atau,ataunya.
Banyak versi jawaban,kalau di tanyain kek gitu. Mungkin ada salah satu dari jawaban di atas yang tepat dengan jawaban  teman  yang lagi baca blog ini. 
Tujuan teman untuk kuliah.

1. “Cuma untuk menuhin keinginan orang tua”

Helo.... wake up bro... kenapa musti kuliah sih ? kalo Cuma tujuannya kek gitu doang ??? apa gak sayang tuh uang orang tuanya buat di hamburin-hamburin aja ??? hey teman,sadar ga sih kalo di luar sana ada banyak orang/anak-anak yang seusia dengan teman putus sekolah hanya karena alasan biaya ? 
“Aku ga mampu dengan pelajarannya “
Come on guys... hanya karena otak kamu ga mampu sama pelajaran-pelajarannya ? oh my God,kepintaran itu hanya karena kamu rajin dan tekun untuk terus belajar dan belajar. Kamu menganggap dirimu tidak mampu dengan pelajaran-pelajarannya,kamu nganggep dirimu bodoh. Itu salah besar !!! kamu bodoh karena kamu tidak pernah tekun dan rajin untuk belajar. Waktumu hanya di habisin buat hal-hal yang tidak perlu saja. Buat shoping-shoping,ngumpul bareng teman-teman,main ini main itu,balapan,tiduran,makan,pesta pora dan lain-lain. apa itu tujuan kamu untuk kuliah ???
Guys... meski awalnya tujuan kamu seperti itu. Please rubah tujuan kamu itu,buat prioritas tujuan kuliah mu. Selesainya berapa tahun,IPK tidak boleh di bawah 3,00,masuk rutin,tingkatkan kualitas dirimu. Mau jadi apa kalau tujuan kamu kuliah hanya kek gitu doang ? mau nambahin pengangguran di Indonesia ? oh jangan... pengangguran udah terlalu banyak. Ingat... kamu adalah harapan bangsa. Yang terutama adalah harapan keluarga,jangan buat mereka kecewa,jangan buat orang yang telah meremehkan mu jadi tertawa terbahak-bahak karena kuliahmu yang tidak menghasilkan apa-apa. So,you have options,you will to be successful or no ! 
“Sudah terlambat untuk berubah”. Tidak ada kata terlambat untuk berubah selagi ada kamauan. Setidaknya jika kamu berubah,kamu telah memperkecil kemungkinan untuk menjadi seseorang yang tidak sukses. Ingat ! pilihan ada pada mu. Jadilah yang terbaik karena jika tidak menjadi yang terbaik terkadang kamu akan di abaikan.

2. “Cuma pengen aja”

Biasanya jawaban yang seperti ini,orangnya cuma ikut-ikutan. Malu kalo enggak ngelanjutin kuliah. Enggak mikir keadaan serta kondisi ekonomi orang tua atau enggak punya tujuan jelas mau kuliah ngambil apa terus selesainya jadi apa. Namun di lain sisi orang yang seperti ini aku setuju,meski dia ga punya tujuan jelas atau beralasan hanya karena malu untuk tidak kuliah karena banyak faktor,dia masih punya sedikit niat buat ngerobah hidup. Setidaknya harapan keberhasilan udah dia pegang,Cuma gimana caranya lagi dia mengembangkan potensi yang dia gengam itu. Sobat hanya perlu motivasi aja,baik dari orang lain ataupun dari diri sendiri. Jangan ikut-ikutan pergaulan serta perkembangan zaman,perlu di kontrol dalam hal-hal seperti itu. Kalo entar kebablasan,motivasi sobat jadi drop. Sobat... kau adalah orang kebanggaan kedua orang tuamu dan juga keluargamu. So,make they smile because you. 
“Cuma pengen aja” itu bukan alasan yang tepat jika di tanya apa tujuan kamu kuliah. Sobat... kesuksesan ada di tanganmu,tinggal kamu memilih. Jangan sampai salah pilih. Kamu harus bisa seperti teman-temanmu yang pintar di kelasmu. Mereka juga sama dengan mu,sama-sama bayar SPP dan sebagainya,sama mengerjakan tugas kuliah. Namun mereka lebih serius menjalani kuliah dibandingkan kamu. Pandai-pandai memotivasi diri ya sobat.  

3. “Untuk meraih cita-cita”

Tepat banget,tujuan kuliah itu tentunya untuk meraih cita-cita. Make your dreams come true,tingkatkan kualitas dirimu. Buat orang-orang yang mengenalmu bangga akan kamu,terutama kedua orang tuamu. Teman... jangan terlena akan hal-hal yang tidak begitu penting,fokus akan kuliah mu,akan nilai-nilaimu,serta apapun yang bisa meningkatkan kualitas dirimu. Buat target kuliahmu. Niscaya kamu akan sukses. 
Itulah kira-kira ulasa mengenai tujuan kuliah. Apa tujuan kuliah teman ???  hehe sukses selalu ya teman-teman yang lagi menempuh kuliahnya. Pilihan ada di tanganmu. Jadilah selalu yang terbaik karena terkadang tanpa jadi yang terbaik kamu akan di abaikan.
Salam sukses mahasiswa dari mahasiswa ke mahasiswa lainnya...


Hidup Mahasiswa... !!!

Tuesday, 16 July 2013

Malam Ini

Malam telah tiba untuk menjemput esok pagi.Tapi aku masih tetap di sini untuk menunggumu. Aku rindu saat-saat kita bersama dulu,aku rindu senyumku saatku bersamamu,aku rindu tawaku saatku bercanda denganmu. Aku merindukan semua tentang kita. Semua tentang kita saat kita masih bersama. Entah pergi kemana perasaan ini,rasanya seperti baru mengenal orang asing saja,saat kumelihatmu.

Owh Dewa Cinta kembalikan perasaanku yang dulu,perasaan yang selalu merindu dan merindu tanpa ada henti-hentinya. Sejujurnya hati ini sangat merindukan kehadiranmu tapi keegoisanku selalu mengalahkan keinginan hatiku untuk tetap merindu. Hatiku ini penuh dengan dendam yang membara karena telah kau lukai. Terlalu sulit untuk membuka hati ini untukmu kembali. Ada banyak retakan dan serpihan kenangan masa lalu yang mesti aku hapus. dengan harapan hati ini bisa sempurna kembali. 

Aku cukup bahagia mendengarmu saat kau katakan padaku bahwa kau ingin merajut kembali cinta kita. Bahwa kau ingin kita memulai hubungan ini dari awal. Aku cukup bahagia mendengar itu semua. Akan tetapi aku begitu terluka saat tahu bahwa alasan kau mengatakan hal itu kepadaku. Kau hanya ingin menjadikanku sebagai pacar pajanganmu saja. Hanya status semata. Aku sakit banget mendengar alasan itu.

Apa aku ini tidak pantas untuk kau cintai ? Atau kau kira aku ini seperti boneka,sehingga kau dengan sesuka hatimu mempermainkanku ? Apa aku tidak layak mendapatkan cinta darimu ?
Kau sungguh kejam ! Kau mempermainkan perasaanku. Perasaanku ini tulus untuk mencintaimu. Aku tidak main-main dengan apa yang aku katakan,"aku menyayangimu". Dan kau tidak pernah membalas perasaan sayangku ini dengan tulus bahkan kau tidak menerimanya dengan sungguh-sungguh.

Terlalu sering kau membuatku menangis. Membuatku menderita hanya karena perasaan ini . Aku mencoba untuk tetap tegar saat mengatakan bahwa kita BELUM bisa untuk menjalani kembali hubungan kita. Aku tetap berusaha menahan air mata ini agar aku tidak meneteskan air mata di hadapanmu. Aku berpura-pura tegar saat aku mengatakan hal itu. Aku berharap, aku tidak akan menyesal untuk mengatakan hal itu kepadamu. Akan tetapi perasaan hati memang tidak bisa di bohongi,hari-hariku hampa tanpa kamu. Aku masih belum terbiasa tanpa kamu, aku tidak bisa menikmati indahnya hari-hari ini,yang aku tahu hanya pagi,siang dan malam. Kemudian pagi,siang dan malam dan seterusnya.

Sejujurnya hatiku ini masih milik kamu,aku masih mengharapkan kamu untuk kembali,aku masih tetap menyayangi kamu. Akan tetapi aku butuh waktu untuk menyiapkan hatiku agar dimilikimu kembali. Aku masih disini,masih menyulam hatiku untuk menyiapkannya agar kamu miliki. Aku harap kamu juga bisa lebih mempersiapkan hatimu untuk menerima cintaku nanti. 

Biarkan malam yang kelam ini membantuku untuk menyulam hatiku dan menghapus semua luka di hatiku. Aku butuh waktu untuk sendiri,agar aku bisa menenangkan hatiku. Aku butuh kedamaian. Biarkan angin malam menyampaikan salam rinduku kepadamu dan bintang-bintang di langit menjadi saksi kisah kita. Dan biarkan hati kita yang berbicara dalam kejauhan meski tak pernah berjumpa. Hanya waktulah yang bisa menjawab semuanya. 

Wednesday, 26 June 2013

Warna-Warni Persahabatan


       Persahabatan itu memang indah dan membuat siapa aja merasa betah untuk berada dalam zona ini. Tetapi, bagi aku enggak selamanya persahabatan itu terasa nyaman. Ada kala membuatku merasa sakit hati. Entah juga kenapa,aku merasakan hal seperti itu. Semua kenangan yang telahku ukir bersama dengan sahabatku Crist takkan mungkin semudah untuk menghapus tulisan di papan tulis kelas kita. Tak semudah menghapus tulisan di atas pasir,yang jika ada ombak datang langsung terhapus semuanya tanpa tersisa sedikitpun jejak tulisan itu. Tak semudah itu ! ! !

Terlalu banyak yang telah kita lalui Crist. Kamu dan aku itu udah kayak saudara. Kita selalu menghabiskan waktu untuk berdua. Tapi kenapa sih hanya karena masalah ini saja           persahabatan kita jadi seperti ini ? Berantakan semuanya !!! Ya, masalah ini yang membawa kami sampai kejurang yang begitu dalam sehingga sulit untuk keluar dan   persahabatan kami yang menjadi korbannya. Sebenarnya,masalahnya tidak begitu rumit tapi entah kenapa jadi serumit ini. 

Sekitar dua hari yang lalu,Crist dan aku pergi ke-mall. Kita keliling-keliling mall. Enggak segaja aku ketemu dengan kawan SMA aku namanya Rina. Kebetulan SMA dulu Rina dan aku juga pernah akrab. Mungkin seperti persahabatan Crist dan aku,akrab banget. Aku juga enggak pernah menduga kalau aku bakalan ketemu dengan Rina lagi. Karena setelah menamatkan diri dari SMA kita udah enggak pernah berkabar lagi. Isunya juga Rina bakalan ngelanjutin kuliahnya di Yogyakarta,jadi aku rasa enggak bakalan ketemu lagi. Ditambah lagi kehadiran Crist yang menjadi sahabat aku semenjak masuk dalam dunia perkuliahan jadi aku enggak pernah cari kabar Rina lagi,dia dimana ? kuliah dimana ?  aku udah enggak peduli lagi. Karena aku udah cukup bahagia dengan kehadiran sahabat aku Crist. Makanya,aku kayak enggak percaya aja ketemu dengan sahabat lama aku si Rina. 

Yah... seperti biasanya,aku senang banget bisa ketemu dengan Rina lagi. Tentunya semua orang akan merasa sangat senang jika bisa ketemu kembali dengan sahabat lamanya,bayangin aja sendiri betapa senangnya. Dan aku juga yakin semua orang pasti akan merasakan apa yang aku rasakan saat itu. Itu tuh rasanya kayak nemuin barang kita yang udah hilang berapa tahun yang lalu senangnya bukan main. Dan itulah yang aku rasakan saat itu.  Rina dan akupun berbicara banyak saling bertanya satu sama lain,pokoknya kita bicara banyak banget. Aku juga ngenalin Crist dangan Rina,sampai-sampai hari udah menjelang malam,enggak terasa banget hari itu. Memang sih mukanya Crist terlihat kusut banget saat itu,mungkin dia BT kali nungguin aku ngobrol dengan Rina. Aku ngerti perasaan Crist saat itu,menunggu memang hal yang paling membosankan. Aku berusaha melibatkan Crist dalam obrolan Rina dan aku tapi Cristnya hanya ngerespon singkat-singkat aja. Mungkin dia enggak suka dengan obrolan Rina dan aku. 

Setelah mengobrol cukup lama kita memutuskan untuk pulang kerumah entar kemalaman lagi. Jadi,Rina dan aku berpisah,kita sih udah tukaran no telpon,alamat rumah dan sebagainya. Aku ngajak Crist pulang,dengan muka cemberut dia menggapi ajakan aku. Aku sih enggak terlalu ambil hati dengan sikapnya Crist,woles aja. Sepanjang perjalanan pulang Crist dan aku begitu dingin. Aku berusaha buat suasananya jadi hangat tapi Crist nanggapin obrolan aku singkat aja, “owhh..., iya... “ palingan gitu aja jawaban dia,dia juga enggak ada ngomong sepanjang jalan. Aku heran,kenapa ada apa dengan dia ?

Aku tanya dia kenapa,dia hanya jawab enggak kenapa-napa. “Kamu lelah ya Crist ? kamu BT ya nungguin aku ngobrol dengan Rina ? maaf ya Crist aku buat kamu nunggu lama tadi,jadinyakan enggak bisa shoping deh. Aku minta maaf ya Crist,kamu haus ya ? kalau haus kita berhenti aja beli minum dulu,kan kasian kalau kamu haus “, “Udah tahu BT,haus,lelah, masih di tanyain ! ini udah malem enggak mungkinkan kita singgah di emperan jalan buat minum sebentar ? entar kalau dihadang preman gimana ? ini udah malem,kelamaan nungguin kamu ngegosip sama temen kamu tadi. Ngerti enggak ??? “,jawab Crist dengan nada tinggi. “Crist kok kamunya gitu sih ? Kalau bilangin aku biasa aja dong ! Enggak usah pake teriak-teriak juga kali !!! Emangnya kamu kira aku tuli ? Enggak bisa dengar suara kamu ? Bilang dong kalau kamu enggak mau nungguin aku ngobrol dnegan Rina,kan kamunya bisa pulang duluan ... “. “Owhh... gitu ya,udah punya temen baru ? Temen lamanya mau di suruh pulang duluan ???? “, “maksud aku enggak kaya gitu,kamunyakan bisa ngomong kalau kamu enggak betah nungguin aku ngobrol sama Rina. Dia itu teman lama aku Crist. Kita udah enggak pernah ketemu semenjak tamat SMA. Lagian kamu sendiri udah dengar kok apa yang kita obrolkan tadi”. “Aku enggak denger kok,apa yang kalian obrolkan tadi,lagian males ikut ngegosip enggak jelas ! “,”kita enggak ngegosip kok ? makanya punya telinga dipasnag baik-baik dong biar bisa bedain mana yang lagi ngegosip dan mana yang lagi ngobrol dengan kawan lama. Gitu aja enggak bisa bedain,kasian deh “. 

Crist enggak ada ngelanjutin perdebatan kita lagi dan suasana pun semakin dingin. Sesampai dirumah aku langsung masuk tanpa basa-basi seperti biasanya. Aku lagi muak ngeliat mukanya Crist. Dan begitu sebaliknya dnegan Crist,tanpa sepatah katapun dia langsung pulang. kita emang enggak seperti biasanya. Suasana malam itu memang berbeda. Dari situ awal kita enggak teguran. Sebenarnya enggak enak banget dengan keadaan yang seperti ini,biasanya barengkat kuliah barengan,eh tiba-tiba sendiri-sendiri,biasanya duduk dekatan,eh sekarang udah jauh-jauhan,pokoknya semenjak kejadian itu kita udah jauh-jauhan,teguran aja enggak pernah. Sejujurnya aku kangen dengan Crist tapi nampaknya dia cuek banget. Jadi aku juga ikitan cuek deh.

Sekarang Crist udah dekat dengan Ony,teman yang paling suka ngegosip dikelas. Ony itu terkenal cewek yang paling bawel,cerewet serta ratu gosip. Pokoknya omongan dia itu pedas banget kalau udah nyindir. Dan sekarang Crist akrab gitu deh dengan Ony. Aku sih biasa aja akrab sama siapa aja. Mulai sekarang semuanya berubah apa-apa di lakukan sendiri,pergi keperpustakaan aja sendiri, huhh sepi hidup tanpa sahabat. 

Pagi itu aku datang ke kampus sendirian,anak-anakpun udah ramai nungguin dosen dalam kelas. Dan terlihat ada sekelompok anak yang membuat kelompok sepertinya mereka asyik banget bercerita dan setelah aku masuk ke kelas tiba-tiba suasana riuh berubah selayaknya rumah yang tak berpenghuni. Entah mengapa ? dan sekelompok orang yang berkumpul itu tadi adalah kelompoknya Ony dan kawan-kawannya termasuk Crist,mereka serentak memandangku dengan tatapan sinis. Aku tanpa memperdulikan mereka berjalan menuju kursi paling belakang. Ternyata kursi itu sudah ada yang duduk disitu jadi aku melihat-lihat sekaliling ruang kelas untuk mencari kursi kosong. Sialnya aku hari ini tidak ada kursi kosong semuanya penuh. Tumben kursi di ruang kelasku pagi itu udah penuh biasanyakan banyak sisa yang kosong setidaknya ada dua kursi kosong. Serentak Ony dan kelompoknya tertawa sambil berbisik-bisik. Aku langsung menuju keluar kelas,kebetulan ada bapak Udin lewat. Aku segera memanggilnya dan meminta bantuan kepadanya untuk mencarikan kursi kosong untukku. Setelah mendapatkannya pak Udin membantuku membawakan kursi itu keruang kelasku. 

Sementara dosen belum masuk pada saat jam itu,aku menuju kamar kecil. Sambil merenungi kejadian yang ku alami tadi,setelahku pikir-pikir kayaknya enggak mungkin kursi dikelas itu kurang karena biasanya ada lebih meskipun anak kelas itu udah masuk semua,pasti aku dikerjain sama Ony dan kelompoknya itu. Crist,ya Crist juga pasti terlibat didalamnya. Ya Tuhan,kenapa Crist setega itu ? Hari-hariku terasa sepi tanpa Crist. Mungkin Crist juga merasakan hal yang sama dengan apa yang aku rasakan saat ini. Tuhan,aku hanya bisa berdoa luluhkanlah hatiku dan hati Crist,agar kami dapat mengalahkan keegoisan kami masing-masing.  Amin... 

Monday, 24 June 2013

Untuk Sahabat Gue

Hari ini enggak kayak hari yang biasa-biasanya. Gue bad temper, gue enggak suka hari ini,biasanya gue enjoy aja,seneng,tertawa, apa ajalah pokoknya gue enjoy aja. Apa lagi di tambah dengan kehadiran sahabat gue itu,Crist . Ya,Crist... dia orangnya periang banget,kita selalu berdua,kemana-mana berdua,shoping,jalan-jalan ke-mall,berangkat kuliah bareng’an,makan selalu ditempat favorite kita,hanya enggak tinggal serumah aja. Yah... Crist dan gue emang akrab banget,kompak deh,beli baju aja kadang sama. 

Kita berdua memang senang banget menghabiskan waktu untuk berdua. Crist juga banyak tahu tentang cerita-cerita hidup gue,mulai dari yang susah,menyenangkan hingga kemalang yang gue rasakan. Apa pun yang gue rasakan gue selalu cerita ke Crist. Bahkan,gue enggak sungkan-sungkan nyerita’in tentang keluarga gue,mulai dari sepupu yang paling enggak gue suka hingga kakak sepupu yang gue senangi,pokoknya Crist tahu segalanya tentang gue. Hanya aja dia enggak kenal dan enggak tahu mana orang-orangnya. 

Begitu sebaliknya dengan Crist,dia juga nyerita’in segala masalah yang dia punya,mulai dari pacar yang dia sayang hingga pacar yang hanya untuk numpang status aja,masalah-masalah keluarga dia juga gue tahu,kakak dia yang super duper cerewet serta adik bungsunya yang super duper cuek. Hobby yang dia suka juga gue tahu,makanan favorite dia,barang kesayangan dia dan masih banyak lagi yang gue tahu tentang Crist.

Kita tuh akrab banget,pernah suatu saat Crist punya masalah dengan temannya,gue juga ikut prihatin terhadap masalahnya,jadi gue selalu send massage ke dia buat ngingatin kalo masalah itu adalah salah satu bagian dari hidup yang musti kita hadapi,karena semua orang pasti akan mendapatkan masalah,percaya aja kalo Tuhan punya rancangan terindah buat kita dibalik semua masalah yang sedang kita hadapi . Pada saat itu gue lagi mengikuti sebuah lomba yang di adakan dikampus,ya...gue masih ingat banget lomba debat yang masih dalam tahap penyeleksian untuk masuk ke babak finalnya nanti. 

Tepat pada hari ke-2 debat,gue dihadapkan dengan dua pilihan yang gue rasa cukup berat buat gue nentu’in. Pertama,Crist mohon-mohon ke gue buat nemenin dia balik ke-rumahnya untuk ketemu dengan temannya yang katanya sumber dari masalah yang sedang dia hadapi saat itu. Kira-kira 3 jam dari sini ke-rumahnya Crist,dan pulang ke-rumahnya itu adalah salah satu cara yang musti dia lakukan demi penyelesaian sebuah masalah yang sedang dia hadapi saat itu. Dan Crist meminta gue buat nemenin dia pulang. Gue bingung . Dan pilihan yang kedua penentuan babak finalnya sekita jam 2 akan diumumkan. Bagaimana jika gue terpilih di babak finalnya nanti ? sememtara si Crist ng-desak gue,selesai acara debat siang sekitar pukul 10 pagi itu langsung pergi ke-rumahnya,buat ketemu sama temennya itu. Sebenarnya gue udah nolak ajakan si Crist sebelumnya tapi dianya maksa-masa gue. Ahkirnya gue ikut dia balik ke-rumahnya. 

Sesampainya di rumah Crist kita langsung ketemu dengan temannya dan merekapun membicarakan masalah itu. Sekitar jam 4 sore gue dapat pesan dari teman gue,bahwa nama gue masuk dalam babak finalnya acaranya di mulai jam 8 besok pagi. Tapi gue enggak bisa ikut karena gue lagi di-rumahnya Crist,terpaksa gue lepasain aja tu kesempatan,ini semua demi persahabatan gue dan Crist,gue rela enggak ikutan maju ke-babak finalnya padahal ikutan debat itu cita-cita gue dari SMA . Sebenarnya gue sedikit sedih karena itu,tapi ini pilihan gue dan pilihan gue ini buat gue jadi enggak berdaya,dua-duanya sama pentingnya. 

Crist enggak bisa ngerasa’in apa yang gue rasakan saat itu,ada sedikit unsur terpaksa gue nemenin si Crist tapi gue juga ngehargai persahabatan kita berdua. Jadi gue putuskan untuk tidak mengikuti debat demi nemani Crist untuk menyelesaikan dulu masalah yang ia hadapi itu. Itulah sedikit pengorbanan gue buat persahabatan gue dan Crist yang bisa gue sharekan. Gue sayang sahabat gue dan seorang sahabat itu selalu ada untuk sahabatnya kapanpun di manapun dan dalam keadaan apapun . Crist, gue hanya ingin persahabatan kita langgeng. We always together forever. 

hey, readers pernah ngalamin enggak sih apa yang gue alamin ini ? pilihan yang membingungkan ya ? Tapi saran gue ikuti aja kata hati lo :) 
follow me @Fitriariyes

Sunday, 16 June 2013

Awal Bulan = Awal Kantong Kering (KANKER)


       Hari yang paling menyenangkan buat gue dan mungkin juga buat anak-anak kos yang lainnya. Awal bulan, ya... awal bulan rasanya berjaya banget mau ini mau itu serba ada. Di kamar kos gue penuh dengan tumpukan kantong-kantong plastik,biasa... keseringan belanja jadi numpuk deh tu kantong plastik hihihi... maklum awal bulan anti krisis gitu.
Setiap kali teman gue ngajak ke luar untuk shoping,makan,hang out bareng teman dan hal-hal lain yang buat kesenangan,gue ikutin aja,itung-itung pengalamanlah soalnya kalau udah ahkir bulan sengsara banget. Gue sih kadangnya nyadar juga,kenapa sih ? saat-saat lagi megang uang kayak gini gue tu boros banget. Tapi anehnya,gue enggak pernah nolak kalau diajak sama teman-teman buat hal-hal yang enggak penting gitu. Yah... palingan ahkir bulan nanti gue baru sadar pas uang gue udah habis,baru gue menyesal banget,sampai-sampai nangis darah . Duh ... parah  ! tapi ya udah deh gue nikmati aja hidup ini selagi masih bisa bernafas,tertawa lepas dan masih bisa buat orang nganenin gue,ya gue syukuri aja keadaan gue. Itulah yang namanya hidup. Woles aja bro... 
“Makan kemana hari ini ?”,ini pertanyaan gue pada saat awal bulan. Bingung mau makan dimana dan menunya apa. Umhh... gimana kalo kita hari ini makan di KFC, ajak teman gue yang satunya, boleh juga tuh,jawab teman yang lainnya. Eeh... loe ikut ga , tanya salah seorang teman ke-gue, ikut dong ! jawab gue mantap banget. Gue dan kawan-kawanpun langsung capcus,menuju tempat tujuan” KFC”, hari-hari itu terasa jadi orang kaya sesaat buat gue, makan KFC,yah... semua pasti pada tahulah yang namanya makan KFC tuh,seporsinya berapa . Buat gue,penyandang status anak kos gini,sedikit ngeri sih kalo diajak ke KFC, tapi berhubung masih awal bulan,gue ikutan aja diajak teman-teman kemana-mana. Kalo udah jalan-jalan gini,siap-siap deh uang bakalan menipis,terkadang gue takut meriksa dompet kalo abis pulang jalan-jalan gitu. Guenya enggak siap aja,ngeliat isi dompet yang semakin menipis. 
Setelah makan di KFC kitapun spontan jalan-jalan keliling mall,padahal dari awal enggak ada rencana mau jalan ke mall. Kata temen gue yang satunya sih lagi banyak discount ahkir-ahkir ini di mall. Katanya ... Kitapun langsung menuju mall,memang benar banget katanya temen gue tadi,pakaiannya banyak discount lho... kitapun asyik banget liat-liat pakaiannya,wah... pokoknya seru deh. 
Tapi kita hanya liat-liat doang lho, enggak berani beli. Hahhaa ... abis harga pakaiannya  menggila banget, tulisannya aja discount 95% ,85%,75%, dan lain-lain tapi ending harganya tetep aja ratusan ribu. Huhhh... payah ! jadi kita Cuma liat-liat aja. Hehhehe hitung-hitung cuci matalah,gue sih kepengin banget alias ngiler liat baju-bajunya,tapi seandainya gue beli tuh baju uang gue jadi semakin menipis,alias siap-siap kejadian ahkir bulan bakalan terulang kembali. Gue enggak mau kejadian miris ahkir bulan kemaren terulang kembali, sengsara guenya. Gue sih tahu kalo ahkir bulan itu keuangan bakalan krisis tapi gue enggak mau membuat keuangan gue semakin terpuruk. Udah tahu bakalan krisis,gue enggak mau kalo di tambah terpuruk lagi. Itu tuh buat gue semakin enggak bisa berpikir lagi,otak gue spontan,langsung enggak bisa bekerja dengan efektif kayak biasanya. Kalo otak gue enggak bisa bekerja dengan efektif,entar berpengaruh dengan kuliah gue,gue jadi enggak bisa konsentrasi,enggak bisa berpikir dengan normal, malas kuliah. Hasil ahkirnya nilai gue yang jadi sasarannya. Terus,yang bakalan dirugi’in,siapa ? yah... yang pertama sih,orang tua gue yang kasian,merekakan mengharapkan gue untuk sekolah yang benar,belajar yang rajin. Dan gue juga bakalan sangat dirugikan,kuliah bakalan jadi terhambat. 
Wah... banyak banget yah,kerugiannya. Ini dari faktor uang,dan gue sendiri yang ngalamin. Makanya gue tuangkan lewat tulisan ini,adminnyakan udah pernah pengalaman. Hihihi...  Makanya,bagi kamu penyandang status anak kos dll,pokoknya bagi kamu yang tinggal sendiri dan memegang uang sendiri,pandai-pandai memanage ya,guys ... Apalagi kalo kamunya dikirimin uang jajannya ngepres alias pas-pas’an, kudu ngerti deh cara memanage uangnya. Biar ahkir bulannya enggak miris banget kayak yang gue alami  .
Selamat memanage uang dan berhemat ya gan  ... 

Hidup Ala Anak Kos

       Ahkir bulan kayak gini nagih penderitaan gue nih,awal bulankan waktunya bersenang-senang,nah... ahkir bulan adalah kebalikan dari awal bulan buat gue yang   menyandang status sebagai anak kos. Rasanya enggak kepengen ada ahkir bulan,gue sengsara alias menderita banget kalau udah akhir bulan. Kiriman belum datang, di tambah lagi barang-barang kebutuhan sehari-hari juga ikut-ikutan punah di rumah kos gue, shampo yang hanya tinggal botolnya doang, air galon yang juga tersisa hanya galonnya doang, botol kecap yang mengalami kemiringan hingga 130 derajat, mie instant yang menjadi makanan pokok gue pun tinggal bungkusnya doang dalam lemari makanan yang kelihatan sangat gersang, toples-toples buat nyimpen snack gue juga hanya tinggal bungkus snacknya doang , dan lagi-lagi semangat juga ikut-ikutan krisis kalau udah akhir bulan . Nasib,nasib... 
Gue paling malas banget keluar kalau udah kondisi kayak gini, soalnya takut bensin motor habis,kan enggak ada uang lagi buat beli bensin yang harga rp.6000 di emperan jalan,hadehhh... Pernah nih pengalaman gue gara-gara lagi KANKER alias kantong kering bensin motor habis ditengah jalan pas gue lagi menuju kampus. Wah... guenya panik setengah hidup setengah mati, nyari’in kios bensin sekitar daerah situ,lagi-lagi gue bersyukur kepada Tuhan karena disekitar situ ada kios bensin, yah... sekitar 7 meter gitulah dari tempat gue dan motor gue yang lagi mogok akibat kehabisan bensin,segera gue bergegas menuju kios itu dan memesan bensin satu liter sambil mengeluarkan uang rp.10.000 untuk membayar bensin tersebut,kembalian uangnya rp.4.000. Ini uang terahkir gue . Gue kembali ketempat motor gue segera gue mengisi bensin kedalam tangki motor,setelah itu dengan buru-buru gue menyalakan motor dan segera menuju kampus. Huhh... apes banget pagi itu,setelah gue sampai diparkiran kampus, gue berusaha banget mengembalikan wajah gue yang kelihatan masih kusut dan sedikit panik gara-gara kejadian tadi,biar teman-teman enggak ngepo’in gue. Sumpah ini kejadiannya diluar dugaan gue,gara-gara ahkir bulan nih. Gue kan takut banget meriksa bensin motor kalau lagi KANKER ,yah enggak siap aja kalau ngeliat bensin motornya habis, jadi gue mutusin buat enggak meriksa-meriksa tuh bensin motor, alhasil mogok ditengah jalan deh... Makanya gue trauma banget sama kejadian waktu itu,jadi gue kalau lagi KANKER berusaha enggak keluar-keluar dari kamar apalagi kalau keluar mengunakan motor hanya untuk keperluan yang enggak penting, so gue sangat menghindari hal itu,yah... demi mengantisipasi kejadian seperti waktu itu. Jarak kos’an gue ke kampus lumayan jauh kira-kira enam menit gitu, kalau pake motor kalau jalan kaki sih, wah... lumayan jauh kira-kira setengah jam gitu. Waduh... hahha jadi perhitungan nih kalau lagi krisis. Gue tuh,bela-belain loh,beli bensin di emperan gitu,meskipun uang yang tersisa hanya tinggal rp.10.000 di tangan dan setelah membeli bensin kembalian rp.4.000,yah dari pada gue harus jalan kaki ke kampus,mending gue enggak makan selama beberapa hari dari pada motor gue yang enggak bisa jalan. 
Itu sebagian dari pengalaman gue,masih ada segudang pengalaman yang gue rasakan kalau lagi KANKER alias kantong kering kayak gini. Ummhh... oke ! sekarang gue bakalan cerita masalah air galon gue,”kenapa enggak ditukar-tukar air galon loe ?” itu pertanyaan teman gue,”iya,kemaren udah sms tukang galonnya,tapi tumben banget enggak dapet balasan,malah failed kalau ngirimkan smsnya,gue enggak tau kenapa? Mungkin tukang galonnya lagi libur kalik,maklum inikan hari sabtu”,ini jawaban gue. Gue dari dulu setia banget beli galon sama tuh tukang galon keliling,alasan gue,karena kalau beli galon dengan tukang galon keliling galonnya langsung di antarkan di depan pintu kos gue,jadi enggak perlu buang tenaga buat ngangkatin tuh galon dari toko kekamar kos gue dan enggak perlu keluar rumah buat beli galon tinggal sms aja (mental anak kos,serba instant hihii ) . “Oh ... gitu,mungkin tukang galonnya ganti nomor ?”,tanya teman gue lagi,iihh... nih orang kepo banget sih,mau tahu aja masalah orang,”mungkin...”,jawabku singkat. Yah... wajar aja kalau gue ngirimkan pesan buat tukang galonnya failed terus,wong hanya ngetik pesan terus di save di draf inboxnya aja,hahaha yah,bakalan enggak terkirim-kirim dong,uppsss !!! . Maaf ya teman, gue bohongin loe. Hadehh... keinginan untuk minum pun harus di tahan-tahan nih,kalau situasi lagi kayak gini,berusaha biar enggak cepet haus. Sampai gue kalau masak nasi harus pake air hujan,minum pun airnya harus dipanaskan dulu sampai mendidih karena guekan minum pake air hujan,takut sakit kalau minum air hujannya doang tanpa di didihin dulu,entar memperparah keadaan kalau gue sakit. Yah... anggap aja lagi puasa deh.
Kalau keadaan kayak gini,gue tuh rajin banget yang namanya berdoa,enggak ada yang namanya kelupaan untuk berdoa,mau tidur malam,berdoa dulu ( padahal biasanya kalau lagi senang pas awal bulan suka banget yang namanya kelupaan untuk berdoa, apalagi kalau udah twitteran sampai larut malam,meski ada kemauan untuk berdoa tapi mata udah enggak sanggup untuk dibuka ya udah langsung tidur aja), bangun tidur berdoa lagi,mau makan juga harus mengucap syukur terlebih dahulu. Yah... enggak tahu juga kenapa gue punya kebiasaan kayak gitu,ada maunya aja baru dateng berdoa sama Tuhan,coba kalau lagi senang kalau isi dompet lagi sejahtera serasa enggak butuh siapa-siapa,gue serasa pemilik dunia ini yang lain mah cuma ngekos doang. Umhh ... itulah gue,gue yang enggak pernah sadar kalau Tuhan itu selalu setia menemani gue dan selalu menjaga gue. Terimakasih Tuhan,karena Engkau selalu setia mendampingiku baik dalam suka maupun duka.
Nah, kalau teman sms ngajakin makan diluar,gue tunggu sampai beberapa belas menit baru gue balas,”maaf ya,gue udah makan tadi,beli sayur diluar”, teman gue :”owh,ya udah lah,enggak apa-apa”,jawabnya sedikit kecewa,mungkin !!! hahhahha ... banyak banget alasan kalau diajak teman pergi atau makan di luar,coba kalau lagi tajir-tajirnya,enggak pernah nolak mau di ajak pergi jalan,makan kemanapun pasti ngikut.
Kadang sampai enggak ada seribu rupiah pun uang di pegang,yang ada hanya uang recehan rp.100 , rp.200 , guekan malu kalau belanja pake uang recehan kayak gitu,kalau uang recehan rp.500 , sih gue masih mau, yah... buat beli gorenganlah setidaknya,ini hanya ada uang recehan segitu,yah...nelen air liur ajalah kalau kelaparan,sengsaranya hidup gue. Kamar kos gue pasti rapi dan bersih banget kalau udah ahkir bulan,ada yang tahu kenapa ? hahahaa... yah,karena dalam sikon yang lagi krisis begini,laci-laci meja pasti dibongkar-bangkir,berharap nemuin uang goceng atau recehan. Maklum,kalau lagi tajirnya gue suka nyimpen uang sisa belanjaan disembarang tempat. Terus,lemari pakaian juga rapi banget,guekan meriksa saku baju atau celana,otomatis pakaiannya langsung gue lipat dengan rapi,harapan gue juga sama kayak yang diatas tadi,berharap nemuin uang dalam saku celana atau baju. Gue juga pasti bakalan ngebersihin kamar,nyapu,ngepel ruangan, harapannya sih masih sama aja,berharap banget ada nemuin uang saat bersih-bersih,yah...siapa tahu aja, saat lagi tajirnya ada nyelipin uang dibawah kasur atau dibawah bantal gitu (ngarep banget). 
Hal yang paling gue idam-idamkan adalah mendapat telepon atau sms dari orang tua gue, “orang tua :nak,papa udah transfer uang rp. ... “,terkadang sampai gue mimpiin kalau bokap gue udah transferin uang kerekening gue dan bangun paginya semangat banget,ehh... baru sadar,kalau itu hanya mimpi doang,uhh jadi lemes lagi. Gue tuh sok sibuk banget kalau udah selesai perkuliahan,yah... menghindari ajakan temen gue yang selalu ngajak nongkrong dikantin,”teman gue : sob,pulang kuliah loe mau kemana ?”tanya teman gue, guenya sih udah hafal banget sama sifat-sifatnya teman-teman,kalau udah selesai perkuliahan kita pasti nongkrongnya dikantin,tapi kali ini masalahnya gue lagi krisis moneter sob,gue sih udah nyusun jawaban dalam otak gue semenjak lima menit sebelum dosen menyelesaikan perkuliahan,untung gue pintar dalam hal seperti ini,”gue : gue mau ke Bank sob “, “teman gue : ngapain loe ke Bank ?”, “gue : itu,ada urusan sob,kemaren ada masalah sama ATM gue,jadi gue langsung ke Bank buat mastiin ATM gue masih bisa di gunakan atau enggak “,”teman gue : owhh... gitu,ya udah deh semoga aja ATM loe,masih bisa digunakan ya sob,umhh... sebenarnya sih tadi gue mau ngajak loe nongkrong di kantin sama anak-anak,kayak biasanya,tapi ya udahlah loe ada urusan yang lebih penting”,”gue : oke deh ! lain kali ya sob,hehhe... gue pergi dulu ya,soalnya entar keburu Banknya tutup”,”teman gue : oke! Hati-hati ya sob ! “,”gue : sip ! thanks ... “. Gue sih memang benar-benar pergi ke Bank,tapi enggak masuk sampai kedalam ruangan Banknya hanya mampir ke ATM nya aja,duhh... sorry ya teman,gue terpaksa bohong sama loe,sejujurnya gue lagi KANKER alias kantong kering. Jangankan buat makan  dikantin yang harga rp.8.000 , uang terahir gue aja enggak cukup buat ngbayarin makan gue dikantin yang tersisa hanya rp.4.000 aja, ini uang gue satu-satunya sekarang. 
Gue masuk keruang ATM Bank itu,hanya ngecek saldo rekening gue aja,yah... berharap saldonya masih bisa gue tarik,siapa tahu aja saat transaksi penarikan yang terahir waktu itu gue salah liat kalau saldo gue tersisa hanya rp.32.000 aja kan bisa jadi rp.320.000 , maklum mata guekan silinder gitu atau tante gue tiba-tiba transferin uang kerekening gue atau ada orang yang salah transferin uang,eh... nyasarnya kerekening gue gitu. Banyak banget harapan-harapan dan hayalan-hayalan gue saat masuk keruang ATM itu, gue segera meng-insertkan kartu ATM gue ke mesin ATM, lalu menekan kode password  untuk login, setelah itu gue langsung mengecek saldo gue,gue kayak enggak percaya, ini tulisannya,”mesin ATM : saldo anda rp.32.000 “, terus ada tombol “tarik “ dan “ tidak”, gue masih aja berharap tuh uang bisa gue tarik sampai saldonya rp.0 ,segera gue tekan tombol “tarik”, “mesin ATM : maaf transaksi anda tidak mencukupi”, hadehh... pupus nih harapan gue memiliki uang rp.32.000 , dengan muka yang lemes gue keluar dari ruang ATM itu, rasanya kepengin terbang aja menuju kos gue tercinta kepengin cepat-cepat tiduran dalem kamar. Muka gue kelihatan kusut banget keluar dari ATM itu,enggak kayak orang-orang yang barusan keluar dari ATM mukanya pada ceria,enggak sekusut muka gue deh pokoknya. 
Yah... nikmatain aja deh,situasi yang lagi gue alami saat ini,entar lagikan terima gaji dari ortu,ini kata-kata ampuh banget buat ngebangkitin semangat gue. Gue paling sering ngirimin pesan ke-ortu,bilangin ke-mereka kalau uang gue udah habis,syukur-syukur sms gue dapet balasan dari mereka. Setiba gue di kos,gue langsung baring meskipun sebenarnya gue sumpek banget tinggal di kos melulu,tapi apa boleh buat gue lagi KANKER ,so betah-betahin aja tiduran di kos. Kalau udah ngeliatin tetangga gue,gue rasanya iri sama dia,kayaknya orangnya enggak pernah ngalamin ahkir bulan alias krisis moneter gitu,selalu berkecukupan mau ahkir bulan,awal bulan kondisi dia tuh,selalu ceria-ceria aja,stabil gitu. Kalau gue ??? umhh... jangan di tanya lagi deh,cerianya hanya di awal bulan aja,kalau udah ahkir bulan,krisis keceriaan. Apalagi kalau udah ngeliatin tetangga kos gue yang udah berkeluarga itu tuh,kayaknya hidup mereka bahagia banget,malam minggu pasti mereka selalu pergi keluar,gue sih hanya jadi pendengar setia aja kalau anaknya yang cewek itu ngomong ke gue kalau mereka malam mingguan makan diluar. Sabar-sabar... hanya dengarin cerita anaknya doang,gue sih angguk-angguk aja nanggepin anaknya cerita. Uuhh... coba sekali-kali bawain gue makanan gitu,kalau udah pulang malam mingguannya,itu hanya di ceritain doang,buat gue-nya makin lapar aja.
Hal yang paling nyebelin tuh,saat nyium’in aroma masakan tetangga yang baunya,maknyus... banget . Perut gue serasa keroncongann bangett alias makin laperrr,uuhh... tetangga gue nih pinter banget masaknya sampai aromanya tercium kemana-mana. Gue yang tadinya kepengin mejamkan mata ehh... jadi terbelalak gara-gara aroma masakan tetangga gue itu. Bukan malah tidur jadi enggak konsen gue buat tidur,abis guenya kelaperan banget. Hal ini nih yang buat hari-hari ahkir bulan gue terasa panjang,coba aja kalau gue ngabisin hari-hari gue dengan tidur,pasti hari-harinya terasa cepet banget berlalu.
Gue juga selalu menyesali perbuatan yang gue lakuin di awal bulan dengan uang yang gue terima kalau udah gajian dari ortu alias pemborosan di awal bulan,”coba,kalau gue enggak beli baju,tas,sepatu di awal bulan kemaren,uang gue pasti masih ada sisanya”,”coba kalau gue enggak sering nabung uang gue di kantin,pasti masih ada sisanya sampai sekarang,gue sih rajin banget nabung uang di kantin kemarin-kemarinnya,coba kalau di tabung kecelengan atau ke Bank aja,gue kan masih bisa ngambilin tabungan itu. Lah... kalau nabung uang di kantin ??? mustahilkan gue minta uang gue di kembaliin ,dengan si pemilik kantinnya ? yang ada mah,gue malah di tertawain atau dikirain orang yang enggak waras gitu . Abisnya,orang-orang yang buka kantin itukan cari uang plus keuntungan juga. Huhh... penyesalan selalu berada di belakang (lah... kalau berada di depan mah,namanya pendaftaran kalik ...hahhaa ) . 
Jadi home sick nih,kalau udah kayak gini. Selalu saja,ingat situasi di rumah,coba kalau gue tinggal sama ortu,gue enggak bakalan pernah ngalamin hal seperti ini,gue enggak bakalan kelaparan,enggak bakalan kekurangan. Nyokap gue pasti selalu nyiapin makanan,masak sayur yang enak dan terjamin deh kesehatan gue,gue enggak bakalan kekurangan gizi karena gue selalu menyantap mie instant kayak sekarang ini. 
Iseng gue ngcek handphone gue,eh... ternyata ada satu pesan baru,dengan penuh harapan dan semangat gue buka sms itu,berharap banget tuh sms dari ortu gue. Ini bunyi smsnya“Dari: x , nak,papa lagi dikantor polisi sekarang,tolong isikan papa pulsa ke nomor ini,segera !”,lah... mustahil papa gue ada dikantor polisi,memangnya papa mau kemana hendak kemana sih ? pikir gue sejenak. Enggak lama kemudian handphone gue bergetar ada satu pesan baru,gue segera mengecek pesan tersebut,”dari: my father , nak,papa transferkan uangnya hari besok ya... “,muka gue ceria banget baca pesan dari bokap gue,”gue: iya pa,makasih...”,balas gue ke-bokap gue. Sial ... berarti yang tadi itu sms nyasar,hampir gue ketipu coba aja kalau bokap enggak sms tadi pasti  gue lagi kepanikan banget sekarang,secara... bokap gue lagi di kantor polisi. Soalnya bulan lalu bokap gue pernah juga berada di kantor polisi,bokap gue kena rajia gitu,terus bokap langsung sms gue kayak sms itu tadi,awalnya sih gue kayak enggak percaya sama bokap,pas gue telepon memang benar bokap lagi di kantor polisi kena tilang gara-gara bokap lupa bawa SIM (Surat Izin Mengemudi),maklum bokap gue suka kelupaan akibat umur udah tua. Ahkk... gue malas gubris tu sms,dasar orang enggak waras ngirim pesan sembarangan,berharap dapet pulsa nyasar. Huhh ... 
Gue senang banget hari ini,karena hari ini hari terahir gue KANKER alias kantong kering,hari besok gue berjaya hahahaaa... Gue enggak bakalan kelaparan hari besok. Semangat gue juga ikut membara-bara kalau ada good news kayak gini,perut laparpun udah enggak terasa,karena semangat gue. 

Bersambung ...